89
0

#API – PERANGKAP

89
0

Kelompok jenis Alat Penangkapan Ikan (API) Perangkap adalah kelompok API yang bersifat statis dan pasif terbuat dari jaring dan atau besi, kawat, kayu, bambu, berbentuk silinder, kerucut, trapesium dan bentuk lainnya, dilengkapi dengan pintu masuk yang dioperasikan pada permukaan atau dasardallas cowboys slippers mens luvme human hair wigs 8 ft kayak 8 ft kayak asu football jersey custom nfl football jerseys custom maple leafs jersey alpinestars caschi custom stitched nfl jersey 8 ft kayak inflatable kayak yeezy shoes under 1000 jock strap asu football jersey custom youth nfl jersey perairan untuk menarik perhatian dan atau menggiring gerombolan ikan pelagis, demersal, moluska, dan krustasea ke dalam kantong atau keranjang sehingga terperangkap dan sulit untuk meloloskan diri.

Jenis API perangkap (kode: 08.0) terdiri atas:

1. SET NET dengan singkatan FPN dan kode 08.1

Set Net merupakan API yang bersifat statis terdiri dari rangkaian dinding jaring yang dipasang secara menetap menggunakan jangkar atau diikatkan pada tiang pancang. Perangkap ini terbuka pada bagian atas/permukaannya dan terdiri dari beberapa ruang untuk menggiring ikan menuju bagian kantong sebagai tempat berkumpulnya ikan. Umumnya untuk menangkap ikan pelagis dan demersal.

Jenis API ini dioperasikan dengan menggunakan:
a. panjang penaju ≤400 (kurang dari atau sama dengan empat ratus) meter, ukuran mata jaring penaju ≥8 (lebih dari atau sama dengan delapan) inci, dan kapal tanpa motor atau kapal motor berukuran ≤5 (kurang dari atau sama dengan lima) gross tonnage pada Jalur Penangkapan Ikan IA, Jalur Penangkapan Ikan IB, dan Jalur Penangkapan Ikan II di semua WPPNRI;


b. panjang penaju ≤600 (kurang dari atau sama dengan enam ratus) meter, ukuran mata jaring
penaju ≥8 (lebih dari atau sama dengan delapan) inci, dan kapal motor berukuran >5 (lebih dari lima) gross tonnage sampai dengan 10 (sepuluh) gross tonnage pada Jalur Penangkapan Ikan II di semua WPPNRI; dan


c. panjang penaju ≤1.500 (kurang dari atau sama dengan seribu lima ratus) meter, ukuran mata
jaring penaju ≥8 (lebih dari atau sama dengan delapan) inci, dan kapal motor berukuran >10 (lebih dari sepuluh) gross tonnage sampai dengan 30 (tiga puluh) gross tonnage pada Jalur
Penangkapan Ikan II di semua WPPNRI.

Gambar Perangkap ikan jaring terbuka menetap/Set Net

2. BUBU dengan singkatan FPO dan kode 08.2

Bubu merupakan perangkap yang memiliki satu atau lebih injap (pintu bubu) yang pengoperasiannya dapat dirangkai antara satu bubu dengan bubu lainnya dengan target
tangkapan ikan demersal atau gurita serta semua jenis ikan, benih ikan dan udang di Perairan Darat.

Bubu merupakan API yang bersifat pasif, dioperasikan dengan jumlah bubu ≤300 (kurang dari
atau sama dengan tiga ratus) buah, dan menggunakan:
a. kapal tanpa motor atau kapal motor berukuran ≤5 (kurang dari atau sama dengan lima) gross tonnage pada Jalur Penangkapan Ikan IA, Jalur Penangkapan Ikan IB, Jalur Penangkapan Ikan II, dan Jalur Penangkapan Ikan III di semua WPPNRI;


b. kapal motor berukuran >5 (lebih dari lima) gross tonnage sampai dengan 30 (tiga puluh) gross tonnage pada Jalur Penangkapan Ikan II dan Jalur Penangkapan Ikan III di semua WPPNRI; dan


c. kapal motor berukuran >30 (lebih dari tiga puluh) gross tonnage pada Jalur Penangkapan Ikan III di semua WPPNRI.

Gambar Bubu

3. BUBU BERSAYAP dengan singkatan FYK dan kode 08.3

Bubu bersayap merupakan bubu berbentuk silinder yang dilengkapi dengan sayap yang dipancang untuk mengarahkan ikan ke arah bubu, dioperasikan menetap pada dasar perairan
dan diikat pada tiang pancang.

Jenis API ini bersifat statis, dioperasikan dengan menggunakan ukuran mata jaring ≥1 (lebih dari atau sama dengan satu) inci dan panjang tali ris atas ≤50 (kurang dari atau sama dengan lima puluh) meter, dan menggunakan:
a. kapal tanpa motor atau kapal motor berukuran ≤5 (kurang dari atau sama dengan lima) gross tonnage pada Jalur Penangkapan Ikan IA, Jalur Penangkapan Ikan IB, dan Jalur Penangkapan Ikan II di semua WPPNRI; dan


b. kapal motor berukuran >5 (lebih dari lima) gross tonnage sampai dengan 10 (sepuluh) gross tonnage pada Jalur Penangkapan Ikan II di semua WPPNRI.

Gambar Bubu Bersayap

4. PUKAT LABUH dengan singkatan FSN-PL dan kode 08.4.1

Pukat Labuh merupakan perangkap terbuat dari jaring berbentuk kerucut berkantong panjang, memiliki sayap dan menggunakan jangkar pada satu atau dua ujung sayap yang dioperasikan menghadang arus laut yang kuat dan menggunakan kapal pada perairan agak jauh dari
pantai.

Jenis API ini bersifat pasif dan dioperasikan dengan menggunakan:
a. ukuran mata jaring ≥1 (lebih dari atau sama dengan satu) inci, (kecuali pukat labuh teri
menggunakan ukuran mata jaring ≥4 (lebih dari atau sama dengan empat) milimeter yang
dioperasikan pada musim penangkapan ikan teri) dan panjang tali ris atas ≤30 (kurang dari atau sama dengan tiga puluh) meter, dan kapal motor berukuran >5 (lebih dari lima) gross tonnage sampai dengan 10 (sepuluh) gross tonnage pada Jalur Penangkapan Ikan II dan Jalur Penangkapan Ikan III di semua WPPNRI;


b. ukuran mata jaring ≥1 (lebih dari atau sama dengan satu) inci (kecuali pukat labuh teri menggunakan ukuran mata jaring ≥4 (lebih dari atau sama dengan empat) milimeter yang
dioperasikan pada musim Penangkapan Ikan teri), dan panjang Tali Ris Atas ≤60 (kurang dari atau sama dengan enam puluh) meter, dan kapal motor berukuran >10 (lebih dari sepuluh) gross tonnage sampai dengan 30 (tiga puluh) gross tonnage pada Jalur Penangkapan II dan Jalur Penangkapan III di semua WPPNRI; dan


c. ukuran mata jaring ≥2 (lebih dari atau sama dengan dua) inci dan panjang tali ris atas ≤90 m
(kurang dari atau sama dengan sembilan puluh meter), paling banyak 4 (empat) unit API, dan kapal motor berukuran >30 (lebih dari tiga puluh) gross tonnage pada Jalur Penangkapan III di WPPNRI 718.

Gambar Pukat Labuh

5. TOGO dengan singkatan FSN-TG dan kode 08.4.2

Togo merupakan jaring berbentuk kerucut yang dipancang menetap di dasar perairan dengan arah mulut menghadap arus pasang.

Jenis API ini bersifat statis dan dioperasikan dengan menggunakan ukuran mata jaring ≥1 (lebih dari atau sama dengan satu) inci dan panjang tali ris atas ≤20 (kurang dari atau sama dengan dua puluh) meter, dan kapal tanpa motor atau kapal motor berukuran ≤5 (kurang dari atau sama dengan lima) gross tonnage pada Jalur Penangkapan Ikan IA di semua WPPNRI

Gambar Togo

6. AMBAI dengan singkatan FSN-AB dan kode 08.4.3

Ambai merupakan perangkap yang terdiri dari lebih dari satu jaring berbentuk kerucut pada bagian mulutnya diikat pada tiang pancang yang menetap di dasar perarian dengan arah mulut menghadap arah pasang surut air laut.

Jeni API ini bersifat statis, dioperasikan dengan menggunakan ukuran mata jaring ≥1 (lebih dari atau sama dengan satu) inci dan panjang tali ris atas ≤20 (kurang dari atau sama dengan dua
puluh) meter, dan kapal tanpa motor atau kapal motor berukuran ≤5 (kurang dari atau sama dengan lima) gross tonnage pada Jalur Penangkapan Ikan IA di semua WPPNRI.

Gambar Ambai

7. JERMAL dengan singkatan FSN-JM dan kode 08.4.4

Jermal merupakan perangkap ikan berbentuk kerucut yang dilengkapi dengan rumah untuk menjaga dan mengangkat perangkap kantong dan ditempatkan di pantai.

Jenis API ini bersifat statis, dioperasikan dengan menggunakan ukuran mata jaring ≥1 (lebih dari atau sama dengan satu) inci, panjang ≤10 (kurang dari atau sama dengan sepuluh) meter, dan
lebar ≤10 (kurang dari atau sama dengan sepuluh) meter, ABPI berupa lampu dengan total daya ≤2.000 (kurang dari atau sama dengan dua ribu) watt, dan kapal tanpa motor atau kapal motor berukuran ≤5 (kurang dari atau sama dengan lima) gross tonnage pada Jalur Penangkapan Ikan IA di semua WPPNRI.

Gambar Jermal

8. PENGERIH dengan singkatan FSN-PG dan kode 08.4.5

Pengerih merupakan perangkap yang terdiri dari satu jaring berbentuk kerucut pada bagian mulutnya diikat pada tiang pancang yang menetap di dasar perairan dengan arah mulut menghadap atau menghadang arah pasang surut air laut.

Jenis API ini bersifat statis, dioperasikan dengan menggunakan ukuran mata jaring ≥1 (lebih dari atau sama dengan satu) inci dan panjang tali ris atas ≤50 (kurang dari atau sama dengan lima
puluh) meter, dan kapal tanpa motor atau kapal motor berukuran ≤5 (kurang dari atau sama dengan lima) gross tonnage pada Jalur Penangkapan Ikan IA di semua WPPNRI.

Gambar Pengerih

9. SERO dengan singkatan FWR dan kode 08.5

Sero atau perangkap ikan perintang berbentuk pagar merupakan perangkap yang terdiri dari susunan pagar-pagar yang membentuk penaju untuk mengarahkan ikan menuju perangkap.

Jenis API ini bersifat statis, dioperasikan dengan menggunakan panjang penaju ≤100 (kurang dari atau sama dengan seratus) meter, dan kapal tanpa motor atau kapal motor berukuran ≤5
(kurang dari atau sama dengan lima) gross tonnage pada Jalur Penangkapan Ikan IA di semua WPPNRI.

Gambar Sero atau Perangkap ikan perintang berbentuk pagar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *